Ini Dia 5 Pasar Utama Kerjasama Google dengan Kemenpar

Senin, 28 Desember 2015 | 16:48
Share this post :
Indopos.co.id-“?Saya kedatangan tamu sangat istimewa, mbah nya Google,” Kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata menyapa puluhan wartawan yang telah lama menunggu di ruang rapat kerjanya, Senin (28/12). Jumpa persHasil Audiensi Menpar Arief Yahya dan Founder Google, Sergey Brin  ke Indonesia membahas kerjasama dibidang Kepariwisataan Indonesia, sedianya digelar 15.00 WIB, molor hingga satu jam, lantaran perbincangan kedua tokoh tersebut sangat indah. "Kami ngobrol panjang lebar, termasuk pengkuan Sergey Brin akan tempat terindah di dunia, yaitu Raja Ampat," ujar Arief Yahya menyambung perkataan pembukanya. Dia mengatakan Google menjadi mitra utama dalam mempromosikan destinasi Indonesia ke belahan dunia. Termasuk promosi di dalam negeri juga. Mengingat pengguna Google tiap tahunnya terus bertambah, begitu juga user di Indonesia. Langkah kerjasama tersebut diakui Arief Yahya untuk terus mendongkrak kunjungan wisatawan manca negara ke dalam negeri. Kerjasama promosi destinasi Indonesia dengan Google sudah terjalin setahun terakhir, dengan kedatangan founder Google tersebut ke dalam negeri kerjasama pun dilanjutkan hingga tahun depan. "Tahun ini kerjasama Kementerian Pariwisata dengan Google dilakukan di 5 pasar utama Indonesia," katanya. Pasar tersebut meliputi Singapura, Malaysia, Jepang, Australia, dan Hongkong termasuk Tiongkok (khusus untuk kerjasama Google Display Network) dan dilakukan di berbagai produk yang dimiliki Google antara lain: Google Search, Google Display Network, dan Youtube (Masthead, Preroll, dan Truview). Kerjasama juga dilakukan melalui Youtube Content Creator (video blogger yang memiliki subscriber tinggi di channel Youtube mereka) asal Singapura, Malaysia, dan Jepang. “Melalui kerjasama ini, angka yang dihasilkan cukup signifikan khususnya dalam hal kenaikan traffic ke website pariwisata Indonesia www.indonesia.travel. Jumlah traffic dari 5 target pasar utama tersebut ke www.indonesia .travel mengalami kenaikan rata-rata daily traffic sebesar 614% periode 1 Juni – 14 Desember 2015,” kata Arief Yahya. Di tahun 2016, Kementerian Pariwisata berencana untuk melanjutkan kerjasama dengan Google. Lingkup kerjasama tidak jauh berbeda dengan tahun 2015, yaitu Google Search, Google Display Network, dan Youtube (Masthead, Preroll, dan Truview) dengan penambahan jumlah pasar antara lain Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat. Tujuannya agar Wonderful Indonesia semakin dikenal tidak hanya di lingkup Asia Pasifik tetapi juga di Eropa dan Amerika. Sergei Brin mengaku senang bisa melanjutkan kerjasama dengan Kemneterian Pariwisata dalam mendukung promosi Wonderful Indonesia. “Saya baru saja kembali dari Raja Ampat untuk liburan Natal di sana, dan menurut saya Raja Ampat adalah destinasi yang wonderful dan memiliki biodiversitas terbaik di dunia. Saya senang mempromosikan Indonesia, “ kata Sergei. Dia mengaku ingin kembali lagi ke Raja Ampat dan mengunjungi destinais lain seperti Gunung Bromo dan Pulau Komodo. Google sendiri merupakan situs pencari (search engine) terbesar di dunia dan diakses sebanyak 1 Miliar per bulan dalam 61 bahasa. Menurut data dari Alexa.com, Mesin Pencari Internasional ini berada dalam peringkat 1 (satu) secara global dan Amerika Serikat. Produk layanan Google antara lain Google Search, Google Display Network, Youtube, Google+, Google Hangouts, dan lain-lain. Salah satu produk Google yang ternama yaitu Youtube. Youtube merupakan website berbagi video yang berkantor pusat di San Bruno, California, Amerika Serikat. Youtube memiliki lebih dari 1 milyar pengguna dan setiap hari orang-orang di dunia menonton video-video pada Youtube selama ratusan juta jam dan menghasilkan milyaran views. "Kedepan akan ada banyak yang bisa dipromosikan di Google. Karena Indonesia memiliki banyak keindahan. Khususnya bawah lautnya," pungkasnya.(nel)
Kemenpar 300 x 250
e-Permormance
LPSE
PPID
JDIHN