Tahun 2016 Kementerian Pariwisata Ditunggu Tantangan-tantangan Baru

Rabu, 30 Desember 2015 | 13:11
Share this post :
Indopos.co.id-Menteri Pariwisata Arief Yahya dan seluruh perangkat kerjanya di Kementerian Pariwisata sepertinya tidak begitu saja berleha-leha di 2016. Kementerian yang dipimpin oleh mantan Direktur Telkom Indonesia itu akan ditunggu oleh tantangan-tantangan baru yang maha berat. Kata Arief Yahya, tantangan tersebut di antaranya adalah perlambatan ekonomi global serta dampak dari penurunan harga minyak dunia dan fluktuasi mata uang yang mempengaruhi tingkat kunjungan wisman. Turunnya pertumbuhan pariwisata di negara-negara Asia Tenggara  antara lain karena dampak fluktuasi mata uang yang menyebabkan terdepresiasnya mata uang  negara sumber wisman oleh dollar AS. Tantangan lain, seperti diisyaratkan Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) adalah acaman terorisme dan perubahan iklim global. “Di dalam negeri,  bencana alam seperti erupsi gunung berapi serta asap  di tahun 2016 juga akan menjadi perhatian kita,” kata Arief Yahya, seraya menjelaskan musibah erupsi gunung berapi antara lain Gunung Raung di Banyuwangi yang menyebabkan Bandara Ngurah Rai Bali dan Juanda Surabaya ditutup selama beberapa hari yang menyebabkan terjadinya banyak pembatalan kunjungan wisman kemudian berlanjut dengan bencana asap menyebakan terjadi membawa dampak langsung terhadap kinerja pariwisata 2015. Dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2015 disemarakan dengan serangkaian acara antara lain pameran mini oleh seluruh satuan kerja Kemenpar, apresiasi soft launching Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia, serta pemberian penghargaan kepada para  pemenang lomba drone dalam pengambilan gambar terbaik obyek wisata di destinasi wisata  di Tanah Air.(lis)
Kemenpar 300 x 250
e-Permormance
LPSE
PPID
JDIHN