Gandeng Sesama BUMN, ITDC Percepat Mandalika Lombok

Sabtu, 21 Januari 2017 | 09:35
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Step by step, Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB terus bergerak. Pekan ini, Jumat 20 Januari 2017 langkah nyata dilakukan manajemen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola KEK Mandalika, menandatangani kontrak dengan berbagai pihak terkait. 

Ketua Tim Percepatan 10 Top Destinasi Prioritas yang oleh Menpar Arier Yahya dijuluki 10 Bali Baru, Hiramsyah Sambudhy Thaib didampingi PIC Mandalika Lombok, Taufan Rahmadi mengatakan, ITDC dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, teken Kontrak Project Paket Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Taman Ruas C-I, I-11, E-R-S-T, R-R1, dan Penataan Pantai Kuta. 

Di hari yang sama juga ada Penandatanganan Land Utilization and Development Agreement (LUDA) Lot H2 Kawasan Pariwisata Mandalika dengan PT. Elmar Mitra Perkasa. "Penandatanganan ini menegaskan komitmen ITDC terhadap pengembangan kawasan Pariwisata Mandalika, mulai dari infrastruktur jalan dan penataan pantai Kuta serta pembangunan Hotel di awal tahun 2017. Ini  perkembangan yang positif,” ujar Taufan.

Menurut Taufan, penandatangan Kontrak Kerja ITDC dengan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk dilakukan dalam skema sinergi BUMN dalam percepatan pembangunan KEK Pariwisata Mandalika, dimana kedua pihak merupakan salah satu BUMN, dengan ekspertis ITDC sebagai pengembang dan pengelola destinasi pariwisata, sementara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai Total Solution Contractor yang mengedepankan quality dan safety. 

”Di samping itu juga, penandatanganan LUDA Lot H2 antara ITDC dan PT Elmar Mitra Perkasa yang merupakan kelanjutan dari ITDC sebagai BUMN Pengembang KEK Mandalika, untuk percepatan amenitas di Lombok,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, Direktur Operasi ITDC Ngurah Wirawan, Direktur Pengembangan ITDC Edwin Darmasetiawan, Project Director ITDC Mandalika Hari Wibisono, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Direktur SDM dan Pengembangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Direktur Operasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Direktur Utama PT. Elmar Mitra Perkasa, serta para SKPD Kabupaten Lombok Tengah.

Acara ini juga mengundang tokoh-tokoh masyarakat dan administrator KEK Pariwisata Mandalika serta Konsultan-konsultan Perencana, yang diawali dengan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Seperti diketahui, Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah terus berjalan. Direktur Pengembangan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Edwin Darmasetiawan menegaskan, pengembangan kawasan seluas 1.171 hektare itu berjalan sesuai rencana. Ia memaparkan, perkembangan pembangunan sudah berjalan bertahap, salah satunya dengan pembangunan Masjid dan penataan Pantai Kuta. ITDC bersama Menteri BUMN, Rini Soemarno melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Mandalika, Mataram, tahun 2016 silam. Ini merupakan masjid terbesar kedua setelah Islamic Centre di NTB di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Taufan mengatakan, ITDC berupaya melakukan percepatan pembangunan Infrastuktur dasar dan pendukung KEK Mandalika. Salah satunya dengan pembangunan masjid Agung Mandalika di area muka kawasan Mandalika.  "Masjid akan berdiri di atas lahan seluas 5 hektar dan bisa menampung 1.500 Jamaah di dalam bangunan dan 500 orang di teras bangunan,” kata Taufan.

Menurutnya, masjid yang akan selesai pada 2018 itu mengadopsi nilai-nilai kearifan lokal dari Mesjid Bayan, Lombok Utara dan Bangunan Adat di Sembalun, Lombok Timur. Ditambah ornamen Islami dan kaligrafi serta desain modern.

Dia menuturkan, bangunan masjid mengusung Eco Friendly dengan memanfaatkan penerangan cahaya matahari dan angin sebagai pendingin alami. "Konsep masjid berwawasan lingkungan bertujuan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat untuk beribadah," katanya. Dirinya menambahkan masjid akan dilengkapi dengan pusat edukasi, bangunan serbaguna serta akan disediakan fasilitas wudhu dan toilet yang layak untuk mengantisipasi kunjungan tamu. Termasuk akan berdampingan dengan pasar seni dan areal festival yang direncanakan dibangun.(*)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
100%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%