Kemenkominfo Budayakan UMKM Melek Teknologi

Jumat, 19 Mei 2017 | 20:10
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : istimewah

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyambut baik perubahan iklim usaha yang berbasis online. Demi mewujudukannya, Kemenkominfo bekerjasama dengan pelaku usaha berbasis digital menargetkan UKM di Indonesia bertumbuh menjadi 8 juta pelaku.

Apalagi potensi transaksi online di Indonesia diprediksi bisa mencapai 130 miliar dolar Amerika Serikat (AS) di tahun 2020 mendatang. ”Kemenkominfo tidak akan bekerja sendiri, kami akan menggandeng berbagai stakeholder untuk mewujudkan program 8 juta UMKM go online," ujar Rudiantara, ketika menghadiri Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) di ICE, BSD, Tangerang, Selasa (9/5).

Rudiantara mengatakan akan melibatkan sejumlah kementerian, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

”Dengan dukungan dan kerjasama semua stakeholder, database UMKM Online akan terbentuk secara nyata dan terverifikasi Data produsen, distributor, dan peritel UMKM akan terintegrasi menjadi satu dan mudah diakses oleh para pelaku usaha,” jelasnya.


Program ini juga akan membantu koperasi, lembaga pemberdaya UMKM, dan pemerintah daerah dalam membuat platform online.

Program UMKM Go Online diharapkan bisa mewujudkan UMKM yang mempunyai kemampuan bersaing di tingkat regional dan global dan bisa melakukan ekspor perdagangan online di masa depan.

”UMKM online di Indonesia diharapkan menjadi juara yang menguasai pasar e-Commerce di tingkat nasional, regional, dan global. Jika sinkronisasi ini berhasil dilakukan, harapan Indonesia menjadi the next big ecommerce setelah China dan India, akan segera terwujud,” paparnya.

Aulia Marinto, ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menambahakan untuk mewujudkan semua itu, perlu standar pelaksanaan, kurikulum edukasi, dan panduan yang sama. Hal itu penting diselaraskan agar program ini dapat berjalan serentak dan terukur, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

“ideA akan membantu sepenuhnya dalam pencapaian program ini dengan membuat rumusan dan kurikulum standar acuan, buku panduan, pelatihan untuk trainer lokal, standar pelaksanaan, kolaborasi dengan ekosistem e-Commerce nasional, regional, dan global, dan menyelenggarakan platform edukasi online,” paparnya. (ash/JPG)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%