Menpora: Ini Kirab Pemuda Versi Kekinian

Kirab Pemuda Nusantara Dijalankan di 34 Provinsi

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:29
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di acara Kirab Pemuda Nusantara.

INDOPOS.CO.ID - Program Kirab Pemuda Nusantara 2017 segera dimulai dan akan bergulir pada awal bulan September hingga November mendatang di 72 Kabupaten/Kota di 34 provinsi. Hal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, saat meresmikan peluncuran salah satu program kepemudaan unggulan Kemenpora ini di Gedong Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/8).

“27 tahun yang lalu, sebagian dari Bapak Ibu yang hadir disini mungkin pernah mendengar dan mengenal tentang suatu program bernama Kirab Remaja Nasional yang ditujukan bagi kaum remaja dari seluruh nusantara untuk saling mengenal perbedaan wilayah, suku, ras dan agama demi memperkuat rasa kebhinekaan di kalangan anak-anak muda. Kini spirit kebangsaan itu kami hadirkan di Kirab Pemuda Nusantara dalam versi yang lebih kekinian,” jelas Menpora

Imam mengatakan di tengah tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang dihadapi dunia dan juga Indonesia, ada satu hal yang tidak pernah berubah dan akan selalu menjadi takdir bagi bangsa Indonesia hingga detik ini, yakni kebhinekaan.

“Inilah takdir terbaik yang Tuhan pilihkan bagi kita yang belum berubah sampai detik ini. Satu hal yang tidak kita bisa ingkari bahwa kita hidup di tengah-tengah keberagaman, mulai dari suku, ras dan juga agama, hingga adat istiadat,” ucapnya.

Untuk itulah menurut Menpora, Indonesia membutuhkan pendidikan tentang kebhinekaan yang mengajarkan indahnya keberagaman kepada pemuda sejak dini. “Dalam konteks ini keberadaan Pogram Kirab Pemuda Nusantara menjadi penting dan strategis,” tegasnya seraya menegaskan bahwa pemuda Indonesia harus memiliki pemahaman yang baik dalam menerima perbedaan sebagai kekuatan bukan ancaman, dan memiliki tradisi toleran dalam menghadapi perbedaan itu.

Lebih jauh Menpora mengatakan, Kirab Pemuda Nusantara yang akan melewati 72 Kabupaten/Kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia harus punya misi yang lebih jauh dan visioner. “Lebih dari sekedar napak tilas kebhinekaan, program ini juga harus menjadi ajang promosi pariwisata lokal, mendorong potensi daerah dan mampu memunculkan ikon-ikon pemuda kreatif yang bisa menginspirasi Indonesia dengan karya-karyanya,” harap Menpora lagi.


Kirab Pemuda Nusantara 2017 akan diiikuti oleh pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Kemenpora akhir bulan ini, dimana masing-masing provinsi akan diwakili oleh 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang akan menjadi Peserta Inti. Selain itu Kirab juga akan diikuti juga oleh peserta yang berasal dari duta pemuda kreatif, pemuda pelopor, perwakilan pemuda berprestasi, mahasiswa/pelajar dan komunitas komunitas pemuda kreatif yang ada dari setiap daerah.

Diperkirakan ada sekitar 1 (satu) juta pemuda yang akan menerima manfaat langsung maupun tak langsung dalam memeriahkan kegiatan Kirab Pemuda Nusantara 2017.

Peserta inti kirab yang terpilih nantinya akan dibekali dengan materi mulai dari Kepemimpinan, Revolusi Mental dan 4 Pilar Wawasan Kebangsaan, Pengembangan Kepribadian dan Komunikasi Efektif, Pengembangan Jejaring untuk Membangun Nusantara, hingga Workshop Pengembangan Program Pasca Kirab.

Untuk Rute perjalanan Kirab ini terbagi atas 2 zona yang pertama dimulai dari Zona Miangas bergerak menuju Sabang hingga ke Solo dan Zona Kedua yang dimulai dari Kota Rote Ndao di NTT bergerak menuju Merauke dan berakhir di Solo. Kota asal Presiden Joko Widodo ini akan menjadi titik akhir dari pelaksanaan kegiatan Kirab Pemuda Nusantara 2017.

Solo adalah kota kreatif dan kota budaya yang memiliki beragam kebudayaan. Kota ini juga tempat dimana Boedi Oetomo menggerakan kebangkitan pemuda nusantara untuk Republik Indonesia, Monumen Lilin di Solo menjadi monumen bersejarah untuk kebangkitan pemuda Nusantara.

Perjalanan Kirab Pemuda Nusantara 2017 dilakukan dengan berjalan kaki, mengendarai kendaraan angkutan darat, mengarungi lautan menggunakan angkutan laut, dan pesawat udara. Kombinasi penggunaan alat transportasi disesuaikan dengan kondisi geografis dan ketersediaan waktu.

Adapun kegiatan-kegiatan yang akan berlangsung di setiap daerah pada saat pelaksanaan Kirab antara lain: 1. Konsolidasi dan Deklarasi Pemuda Untuk NKRI, 2. Napak Tilas Kebhinekaan, 3. Pawai Seni dan Budaya Pemuda, 4. Festival dan Kompetisi Film Pendek Pemuda, 5. Festival dan Kompetisi Band Indie Pemuda, 6. Pameran Kreativitas Pemuda, 7. Pagelaran Kreasi Busana Muslimah Pemuda, 8. Talkshow, Workshop dan Seminar, 9. Temu Komunitas Pemuda Kreatif, 10. Bakti Sosial Lingkungan Pemuda, 11. Pemuda Membaca kitab Suci, 12. Olahraga Rekreasi Bersama Pemuda, dan 13. Color Nite Run. (rmn)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%