Ketika AHY Bicara soal Pemindahan Ibu Kota, Begini Katanya

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 20:53
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Agus Harimurti Yudhoyono bincang santai dengan wartawan di Restoran Dandito, Balikpapan, Kaltim, kemarin. (Erik/Kaltim Post/JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Balikpapan, Kaltim, kemarin. Di sana, mantan calon gubernur DKI itu menyebut rencana pemindahan ibu kota negara ke Balikpapan atau Kaltim.

Menurut dia, pemindahan ibu kota perlu kajian yang mendalam. Terutama soal dampak sosial. Mengingat, selama ini ibu kota merupakan pusat segala aktifitas negara. Sehingga segala dampak mesti dipertimbangkan.

“Jakarta memang sudah tidak bisa menanggung beban. Tapi apakah Balikpapan layak itu bukan kapasitas saya untuk menjawab, karena perlu kajian yang sangat mendalam dalam persoalan ini,” kata dia kepada awak media di Restoran Dandito Balikpapan, kemarin (11/8), sebagaimana dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Disinggung soal kemungkinan maju dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Kaltim, AHY mengaku tak punya niat. “Fokus saya saat ini adalah di The Yudhoyono Institute sebagai direktur eksekutif, jadi untuk Pilgub belum ada niat,” katanya.

Diketahui, belum lama ini AHY memang baru saja meresmikan The Yudhoyono Institute, sebuah lembaga yang fokus pada isu-isu strategi nasional. Tiga pilar utama dalam The Yudhoyono Institute adalah liberty (kebebasan), prosperity (kemakmuran) dan security (keamanan).

Ketika ditanya apakah Partai Demokrat akan mencalonkan kader partai sendiri atau mendukung calon lain untuk maju dalam pemilihan Gubernur Kaltim tahun depan, AHY menjawab diplomastis. “Kader-kader kami juga punya kapasitas untuk maju, hanya semua kan perlu pertimbangan,” jawab putra sulung mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Soal kemungkinan koalisi, AHY juga enggan banyak berkomentar. Dirinya menyebut semua keputusan ada di pusat. Kendati demikian, dia mengaku yang paling utama adalah kesamaan visi untuk membangun dan memajukan daerah.

Dalam kesempatan kemarin, suami Annisa Pohan ini mengaku kagum dengan potensi sumber daya alam yang ada di Kaltim. Dia juga menyebut, potensi SDA yang melimpah tersebut mesti dapat dikelola secara maksimal untuk kemajuan Kaltim.

“Ya tentu kaum-kaum muda mesti bekerja keras, untuk dapat memajukan Kaltim,” kata dia. Sebagai informasi, kedatangan AHY ke Kaltim kali ini dalam rangka memberi kuliah umum dan sharing session di Kutai Timur dan Bontang, pada hari ini. (fab/jpg/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%