Kejagung Keluarkan Sprindik Baru Suap Kejati Bengkulu

Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:36
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Masih ingat kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Kasi Intelijen pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, Parlin Purba ?. Ternyata dibalik kasus tersebut, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah membidik oknum jaksa yang diduga menerima gratifikasi dari sejumlah proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Warih Sadono mengatakan, selain kasus OTT di Kejati Bengkulu di tangani KPK,  Kejagung juga tengah melakukan penyelidikan. ”Kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Bahkan, surat perintah penyidikan (Sprindik) sudah ditertibkan, ” kata Warih Sadono kemarin.

Namun, Sprindik yang baru diterbitkan itu masih bersifat umum atau belum ada tersangkanya. Ia juga belum menyebutkan oknum jaksa yang akan dibidik terkait pengembangan kasus ini.  ”Kita masih melihat perkembangan penyidikannya. Semoga nanti bisa diikuti dengan penetapan tersangka,” tukasnya.

Mantan Kajati Kalimantan Barat ini juga belum mengungkap jumlah uang yang diterima oleh oknum jaksa dan kasus posisinya. ”Itu dulu yang baru saya ungkapkan. Yang lainnya nanti menyusul,” tandasnya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan di Bengkulu, Jumat (9/6) lalu.

Selain Parlin, KPK juga menetapkan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu, Amin Anwari, dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjudo Murni Suhardi sebagai tersangka.

Dalam operasi tangkap tangan, petugas KPK menemukan barang bukti suap berupa uang Rp 10 juta dalam pecahan Rp 100.000 yang dibungkus amplop cokelat. Uang yang berasal dari Murni tersebut diberikan kepada Parlin melalui Amin. Diduga oknum jaksa berinisial PP juga menerima Rp 150 juta dari proyek yang berbeda di Bengkulu. (ydh)

 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%