Jokowi : Tol Ini Akhirnya Kelar

Kamis, 12 Oktober 2017 | 19:24
Share this post :
INDOPOS.CO.ID - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku lega ketika meresmikan tol Palembang-Indralaya seksi I Palembang-Pamulutan sepanjang 7,75 kilometer. Pasalnya, ruas itu sudah dia datangi hingga 4 kali dan mengakui medan yang dibangun sangat berat.
 
"Alhamdulillah, jadi. Saya kemari sudah empat kali. Akhirnya kelar, medannya sangat sulit, tanah rawa semua dan perlu konstruksi khusus," kata Jokowi. Dia mengaku datang sampai empat kali karena ingin memberikan motivasi kepada pekerja dan pihak terkait terutama pembebasan lahannya. "Kalau sering didatangi pembebasan lahannya cepat," kata dia kemudian tertawa. 
 
Jokowi juga berharap minimal sampai akhir tahun ruas tol itu tidak dipungut biaya. "Semuanya siap yah jangan dipungut biaya kecuali sudah nyambung seksi II dan III," kata Jokowi. Dia menambahkan dengan kelarnya tol Palembang-Pamulutan akan melengkapi 580 kilometer total penambahan ruas tol yang merupakan target pemerintah sampai akhir tahun ini. 
 
Trans Sumatra, tambah Jokowi, dapat dikerjakan cepat namun dia tidak mengelak banyak persoalan di tiap ruas. "Setiap ruas ada persoalan, ada satu dua tiga bidang lahan yang memiliki masalah," katanya. 
 
Disebutkan, Tol Palembang-Indralaya yang mulai diinisiasi pada 30 April 2015 ini menelan biaya investasi kurang lebih Rp 3,301 triliun. “Karena ini penugasan, maka sesuai peraturan, terdapat skema pembiayaan khusus yakni 70 persen ekuitas dari Hutama Karya yang didapat dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan 30 persennya lagi pendanaannya didukung lewat sinergi BUMN bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero),” terang I Gusti Ngurah Putra, Direktur Utama PT. Hutama Karya (Persero).
 
Lebih lanjut Putra menjelaskan bahwa pihaknya optimistis pembangunan tol Palembang-Indralaya ini akan dapat selesai tepat waktu sesuai rencana. 
 
Sebagai informasi, sesuai Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 yang direvisi menjadi Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2015, Pemerintah RI resmi menugaskan PT. Hutama Karya (Persero) untuk mengembangkan Jalan Tol Trans-Sumatera. Dari 24 ruas yang akan dikembangkan, terdapat 8 ruas prioritas yang kesemuanya ditargetkan selesai hingga tahun 2019. Ke-8 ruas prioritas Jalan Tol Trans-Sumatera tersebut adalah Ruas Medan-Binjai, Ruas Palembang-Indralaya, Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Ruas Pekanbaru-Dumai, Ruas Kisaran-Tebing Tinggi, Ruas Pematang Panggang-Kayu Agung, Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang, dan Ruas Palembang-Tanjung Api-Api.
 
Skema penugasan diambil Pemerintah sebagai salah satu langkah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur Negeri, terutama untuk infrastruktur-infrastruktur dengan tingkat kelayakan finansial yang rendah, namun memiliki kelayakan ekonomi yang tinggi, seperti pada Jalan Tol Trans-Sumatera. 
 
Pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera akan memperkuat konektivitas yang pada gilirannya berdampak pada penurunan biaya logistik, optimalisasi pemerataan pembangunan di daerah-derah yang tadinya terisolir, penambahan lapangan pekerjaan, perkuatan daya saing produk-produk regional, yang pada gilirannya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan Nasional pada umumnya. (vit)